Selasa, 25 Februari 2020

Materi TPA Bappenas


Materi TPA Bappenas




Materi TPA Bappenas – Saat ini TPA (Tes Potensi Akademik) OTO BAPPENAS biasanya dijadikan sebagai salah satu syarat akademik pada penerimaan Mahasiswa Pasca Sarjana (S2) di beberapa Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dan juga untuk menyeleksi pegawai baru, Beasiswa S2/S3 dari PEMDA DKI, promosi jabatan atau assesment test.



Materi TPA Bappenas dibagi dalam 3 subtes, antara lain :
  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata. Contoh soal TPA verbal:
Pilihlah satu jawaban yang bermakna sama atau paling mendekati kata yang dicetak dengan huruf besar.
  1. BAKA
A.Sebentar
B.Selamanya
C.Abadi
D.Elabolasi
E.Bertahan Lama
  1. HAKIKAT
A.Kesalahan
B.Kebenaran
C.Pedoman
D.Asaz
E.Teori
  • Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita. Contoh Soal TPA angka :
Pilihlah satu jawaban yang merupakan kelanjutan seri huruf atau seri bilangan
  1. 1, 7, 8,  19,  27,  37,  64,  61, 125,  …
A.89
B.90
C.91
D.92
E.93


  1. 11, 2, 13,  4,  15,  6,  17,  8,  19,  …,  …
A.10 dan 11
B.10 dan 12
C.20 dan 21
D.10 dan 21
E.20 dan 22
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.
Contoh Soal TPA Gratis :
  1. Tidak semua orang pergi kerumah sakit karena sakit. Saski pergi kerumah sakit. Jadi :
A.Hari ini saski Sakit
B.Hari ini saski tidak sakit
C.Saski adalah seorang dokter
D.Rumah sakit adalah tempat orang sakit.
E.Hari ini saski belum tentu sakit
  1. Semua ular tidak bertrelur dan semua yang bertelur adalah hewan. Jadi …
A.Ular bukan Hewan
B.Ular adalah mamalia
C.Ular bisa saja bertelur
D.Ular melahirkan anak
E.Ular adalah mamalia
  • Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.
Tips Sukses Menghadapi TPA OTO Bappenas
Mungkin bagi sebagian orang yang pernah ikut tes TPA biasa akan bilang, “aah itu mah gampang, ga usah belajar juga bisa….ilmu dasar kan itu”…. Tapi coba tanya ke yang pernah ikut TPA Bappenas, pasti umumnya akan bilang “wawwww soalnyaaaa”…  TPA Bappenas jauh lebih susah jika dibandingkan dengan TPA biasa.
Berikut ini adalah beberapa tips sukses menghadapi Tes Potensi Akademik :
  • Ikut Pelatihan TPA. Disini Kita akan diberikan materi dan Latihan – latihan soal yang berkaitan dengan Tes Potensi akademik dan Disini kita dapat mempelajari berbagai cara, tips dan trik untuk menjawab soal tes potensi akademik dengan mudah dan cepat..
  • Intens Belajar. Sebulan sebelum tes, belajar dan kerjakan latihan soal berkali – kali agar otak terbiasa berpikir logis dan dengan hitung-hitungannya dan karna untuk menjawab soal Tes Potensi Akademik banyak yang perlu dihafalkan.
  • Hafalkan bentuk lain dari pecahan, desimal, persen dan juga pangkat2. Berikut ini linknya Tabel Hafalan yang disa anda pelajari.
  • Hafalkan juga kata-kata bahasa indonesia yang sering ditemui di koran, jurnal ilmiah dan dokumen formal. Contohnya : Defekasi, ini adalah istilah yang digunakan untuk Buang Air Besar.
  • Sebelum tes, jangan lupa sarapan dan Badan harus Fit. Karena tes ini memang menyita energi. Malam sebelum tes jangan begadang untuk belajar. Saat menunggu tes dimulai, jangan buka buku, karena akan membuat fikiran menjadi stress.Lebih baik sarapan bagi yang belum sarapan atau berdoa.
  • Jangan terpaku pada satu soal. Jika merasa tidak bisa, langsung lewat saja. Dan Kerjakan soal yang memang di anggap mudah.
Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas agar lebih terbiasa dengan Materi TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA OTO Bappenas.

 
Mengapa Pelatihan TPA OTO Bappenas Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA OTO Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.


Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA OTO Bappenas, silahkan hubungi kami 0821 4324 7049 atau KLIK WhatsApp Sekarang


http://bit.ly/pelatihantpainfo



 
Materi TPA Bappenas

Kamis, 13 Februari 2020

Tes Potensi Akademik Verbal Analogi


Tes Potensi Akademik Verbal Analogi





Tes Potensi Akademik Verbal Analogi – Tes analogi merupakan tes untuk mengukur sampai sejauh mana Anda dapat melihat pola sebuah kata, atau fungsi dari kata tersebut dan menarik makna dari kata itu. Dalam hal ini, Anda diuji untuk melihat hubungan antara kata-kata yang ada dalam pasangannya. Menjawab soal padanan kata, Anda terlebih dahulu harus merumuskan hubungan antara kata-kata. Lalu kemudian mengidentifikasi pilihan jawaban yang mengandung makna kata-kata terkait satu sama lain.


Biasanya, dalam beberapa pilihan jawaban, akan tampak memiliki hubungan kata yang sama.  Kerena itu, ketika Anda mengerjakan soal padanan kata, jangan sekali-kali Anda menjawabnya dengan tergesa-gesa, tanpa melihat semua pilihan jawaban yang ada. Jadi Anda harus membacanya dengan teliti dulu semua jawaban, baru kemudian memahami pola soal padanan kata tersebut, baru kemudian memutuskan jawaban Anda.

Cara mengerjakan Soal Tes Potensi Akademik Verbal Analogi ini, sangat penting bagi Anda untuk menemukan “Kata Kunci” atau hubungan yang “Khusus” atau “Unik” dari dua atau lebih kata yang diberikan. Padanan dapat juga diartikan sebagai kata atau frasa dalam sebuah bahasa yang memiliki kesejajaran makna dengan kata atau frasa dalam bahasa lain. Apabila anda menemukan hubungan kata yang terbentuk dari dua kata yang diujikan masih bersifat terlalu umum, maka anda akan kesulitan untuk menentukan alternatif jawaban yang paling tepat untuk padanan kata tersebut.
Contoh Soal Tes Potensi Akademik Verbal Analogi dan Pembahasan
  1. BURUNG : TERBANG = IKAN : …..
A.Berenang
B.Mamalia
C.Melata
D.Reptil
E.Bertelur
Jawaban:
Burung bergerak dengan cara terbang. Sedangkan ikan bergerak dengan cara berenang. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah BERENANG (A).
  1. CABAI : ….. = GARAM : ASIN
A.Rawit
B.Manis
C.Dingin
D.Pedas
E.Pahit
Jawaban:
Ketika mengecap garam, maka di lidah akan terasa asin. Sedangkan ketika menggigit cabai, maka lidah akan merasakan pedas. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah PEDAS (D).
  1. TIDUR : NGANTUK = ….. : …..
A.Istirahat : Lelah
B.Melati : Bunga
C.Kaki : Sepatu
D.Minum : Air
E.Kampus : Kuliah
Jawaban:
Untuk mengetahui padanan kata yang tepat Sobat dapat merangkai padanan hubungan kata pada ruas kiri dan ruas kanan menjadi sebuah kalimat. Hubungan padanan kata pada ruas kanan merupakan hubungan sebab akibat. Sebab kita ngantuk maka kita akan tidur. Demikian halnya, sebab kita lelah maka kita akan beristirahat. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah ISTIRAHAT : LELAH (A).
  1. ES BATU : ….. = API : PANAS
A.Keras
B.Bening
C.Dingin
D.Cair
E.Beku
Jawaban:
Hubungan padanan kata pada ruas kiri adalah kata benda dengan kata sifat. Maka. padanan kata pada ruas kanan juga seharusnya berupa kata benda dengan kata sifat. Api memiliki sifat panas, sedangkan es batu bersifat dingin. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah DINGIN (C).
  1. GANDUM : TEPUNG : KUE = ….. : ….. : …..
A.Padi : Beras : Nasi
B.Nasi : Bubur : Bayi
C.Air : Beku : Es
D.Wortel : Tomat : Sayur
E.Jeruk : Mangga : Buah
Jawaban:
Pada ruas kanan terdapat hubungan sebagai berikut; gandum yang diolah menjadi tepung, kemudian tepung diolah akan menjadi kue. Dengan demikian, dapat diperkirakan kata-kata yang ada di ruas kiri adalah sebagai berikut; padi setelah diolah akan menjadi beras, kemudian beras diolah akan menjadi nasi. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah PADI : BERAS : NASI (A).


  1. FILM : SUTRADARA = ….. = PENYAIR
A.Lagu
B.Lukisan
C.Puisi
D.Skripsi
E.Disertasi
Jawaban:
Pada ruas kanan terdapat padanan kata berupa hubungan antara profesi dengan karya yang dihasilkannya. Seorang sutradara akan menghasilkan karya berupa film. Sedangkan seorang penyair akan menghasilkan karya berupa puisi. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah PUISI (C).
  1. SAPI : HERBIVORA : MELAHIRKAN = AYAM : ….. : …..
A.Rumput : Omnivora
B.Omnivora : Bertelur
C.Herbivora : Susu
D.Karnivora : Beranak
E.Omnivora : Daging Ayam
Jawaban:
Pada ruas kanan, terdapat hubungan padanan kata sebagi berikut; Sapi merupakan binatang herbivora dan berkembang biak dengan cara melahirkan. Sedangkan ayam merupakan binatang omnivora yang berkembang biak dengan cara bertelur. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah OMNIVORA : BERTELUR (B).
  1. LIDAH : RASA = TELINGA : …..
A.Mendengar
B.Suara
C.Udara
D.Mata
E.Melihat
Jawaban:
Lidah merupakan indra pencecap, fungsinya adalah untuk mencecap rasa. Sedangkan telinga adalah indra pendengaran, fungisnya adalah untuk mendengarkan suara. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah SUARA (B).
  1. SOSIOLOGI : ILMU = MONOPOLI : …..
A.Kekuasaan
B.Permainan
C.Perdagangan
D.Perekonomian
E.Pertanian
Jawaban:
Antorpologi merupakan salah satu disiplin ilmu. Sedangkan monopoli merupakan salah satu jenis permainan. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah PERMAINAN (B).
  1. SISWA : GURU : SEKOLAH = PASIEN : ….. : …..
A.Obat : Apotek
B.Obat : Dokter
C.Dokter : Rumah Sakit
D.Rumah Sakit : Obat
E.Apotek : Rumah Sakit
Jawaban:
Pada ruas kanan, terdapat hubungan padanan kata sebagai berikut; Siswa diajar oleh seorang guru di sekolah. Maka, hubungan padanan kata pada ruas kiri adalah sebagai berikut; Pasien dirawat oleh seorang dokter di rumah sakit. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah DOKTER : RUMAH SAKIT (C).

Itulah sedikit gambaran dan contoh soal Tes Potensi Akademik Verbal Analogi (Padanan Hubungan Kata) yang merupakan salah satu subtes dari Tes Kemampuan Verbal. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Karena dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami 0821 4324 7049 atau KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo




Tes Potensi Akademik Verbal Analogi

Senin, 03 Februari 2020

Tes Potensi Akademik Lawan Kata


Tes Potensi Akademik Lawan Kata





Tes Potensi Akademik Lawan Kata – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) antonim adalah kata yang  berlawanan makna dengan kata lain. Tes antonim merupakan salah satu bagian dalam tes potensi akademik seperti halnya tes sinonim maupun padanan kata yang sudah pernah saya posting sebelumnya. Tes antonim mempunyai maksud untuk mengukur wawasan seseorang akan sesuatu hal dipandang dari segi kebenaran dan juga kebalikannya. Dalam tes ini menuntut penguasaan atas perbendaharaan kata yang baik karena dalam tes tersebut para peserta harus mencari kata yang paling bertentangan dengan kata dalam soal yang diberikan.


Banyak orang yang sering terkecoh dalam mengerjakan soal ujian TPA yang membahas tentang lawan kata (Antonim). Yang dimaksud terkecoh di sini adalah kurang telitinya seseorang dalam membaca soal yang diperintahkan. Biasanya untuk soal ujian TPA jenis lawan kata pengurutannya diletakkan berdekatan dengan soal-soal persamaan kata. Dan hal inilah yang biasanya membuat seseorang sering lupa atau salah kaprah dalam mengerjakan. Seharusnya yang dicari adalah lawan katanya malah yang dipilih adalah persamaan katanya.
Untuk dapat memahaminya, kami akan membagikan contoh Tes Potensi Akademik Lawan Kata beserta pembahasannya :
  1. PROFESIONAL >< …..
A.Profesor
B.Expert
C.Pakar
D.Amatir
E.Jawara
Jawaban:
Profesional dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus. Lawan dari kata profesional dapat diartikan sebagai hal-hal yang dilakukan hanya berdasarkan kesenangan atau hobi semata. Yang demikian itu biasa disebut amatiran atau amatir. Jadi antonim dari kata profesional adalah AMATIR (D).
  1. ABSEN >< …..
A.Izin
B.Cuti
C.Hadir
D.Tidak Masuk
E.Berhalangan Hadir
Jawaban:
Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, Anda harus mengetahui makna dari kata absen. Absen memiliki arti tidak masuk atau tidak hadir. Empat pilihan jawaban, yaitu A (izin), B (cuti), D (tidak masuk) dan E (berhalangan hadir), memiliki makna yang sama dengan kata absen. Dengan demikian, lawan kata atau antonim yang tepat dari kata absen adalah HADIR (C).
  1. HETEROGEN >< …..
A.Oksigen
B.Homogen
C.Agen
D.Beragam
E.Berlainan Jenis
Jawaban:
Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, Anda harus mengetahui makna dari kata heterogen. Heterogen berarti terdiri atas berbagai unsur yang berbeda, berlainan jenis, atau beragam. Piliah jawaban D (beragam) dan E (berlainan jenis) merupakan sinonim dari kata heterogen. Adapun lawan kata dari heterogen adalah terdiri atas unsur, jenis dan macam yang sama, atau di sebut juga dengan homogen. Jadi, antonim yang tepat dari kata heterogen adalah HOMOGEN (B).
  1. HAMBATAN >< …..
A.Rintangan
B.Kendala
C.Halangan
D.Gangguan
E.Kesempatan
Jawaban:
Hambatan dapat diartikan sebagai penghalang, perintang, dan segala sesuatu yang membuat pekerjaan atau perjalanan menajdi lambat atau tidak lancar. Dengan demikian, pilihan jawaban A, B, C dan D merupakan sinonim dari kata harapan. Jadi lawan kata atau sinonim yang tepat dari halanan adalah KESEMPATAN (E).
  1. IMPRESIF >< …..
A.Keren
B.Mengagumkan
C.Sederhana
D.Mengesankan
E.Berharga
Jawaban:
Impresif dapat diartikan sebagai sesuatu yang memberi atau meninggalkan kesan yang sangat mendalam, atau sesuatu yang pertisius dan berharga. Pilihan jawaban A, B, D dan E merupakan sinonim dari kata impresif. Jadi lawan kata yang tepat dari impresif adalah SEDERHANA (C).
  1. SIMPATI >< …..
A.Kasih Sayang
B.Empati
C.Antipati
D.Tenggang Rasa
E.Afeksi
Jawaban:
Simpati dapat diartikan sebagai rasa kasih, rasa suka, atau keikutsertaan merasakan perasaan senang, susah dan sebagainya yang dirasakan orang lain. Pilihan jawaban A, B, D dan E memiliki makna yang hampir sama dengan kata simpati, sehingga bukan jawabannya. Lawan kata yang sesuai untuk kata simpati adalah ANTIPATI (C).
  1. YAYI >< …..
A.Adik
B.Kakak
C.Ayah
D.Ibu
E.Tante
Jawaban:
Untuk menjawab pertanyaan diatas Anda harus mengetahui terlebih dahulu arti kata yayi. Yayi merupakan kata yang berasal dari bahasa Jawa, yang berarti adik. Antonim yang tepat untuk kata yayi adalah KAKAK (B).
  1. BADANIAH >< …..
A.Lahiriah
B.Jasmaniah
C.Rohaniah
D.Fisik
E.Ragawi
Jawaban:
Badaniah adalah segala sesuatu yang bersifat fisik, jasmaniah, kebendaan, lahirian, materiil, ragawi dan sebagainya. Dengan demikian pilihan jawaban A, B, D dan E merupakan sinonim dari badaniah. Adapun lawan kata dari badaniah adalah segala sesuatu yang bersifat batiniah, kejiwaan, dan kerohanian. Dengan begitu, antonim yang tepat dari badaniah adalah ROHANIAH (C).
  1. DINAMIS >< …..
A.Dinamit
B.Dinamo
C.Dimensi
D.Aktif
E.Statis
Jawaban:
Dinamis berarti selalu bergerak dengan cepat dan mudah berubah menyesuaikan keadaan. Dinamit berarti bom atau alat peledak. Dinamo memiliki arti mesin atau alat pemangkit listrik. Dimensi merupakan ukuran atau ruang. Aktif merupakan sinonim dari dinamis, yaitu selalu bergerak, bersemangat, bergairah. Adapun statis memiliki arti keadaan yang diam, tidak berubah, tidak mau menyesuaikan diri dengan zaman. Jadi, antonim yang tepat untuk kata dinamis adalah STATIS (E).
  1. TANYA >< …..
A.Apa
B.Kenapa
C.Jawab
D.Bagaimana
E.Diam
Jawaban:
Kata tanya atau bertanya dapat diartikan sebagai kegiatan memimta keterangan, penjelasan dan sebagainya. Pilihan jawaban A (apa), B (kenapa), dan D (bagaimana) merupakan bentuk dari kata tanya, sehigga bisa dipastikan bukan itu jawabannya. Pilihan jawaban C (jawab), dapat diartikan sebagai kegiatan memberi penjelasan atau keterangan atas sebuah pertanyaan. Jadi antonim yang tepat untuk kata tanya adalah JAWAB (C).

Itulah sedikit contoh Tes Potensi Akademik Lawan Kata (Antonim) dan pembahasannya. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Karena dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui 0821 4324 7049 atau KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo




Tes Potensi Akademik Lawan Kata